Tujuan Pembelajaran Khusus:
- CGP
dapat menjalankan rancangan program/kegiatan yang dibuat di tahapan
koneksi antarmateri
- CGP membuat dokumentasi pelaksanaan program/kegiatan dalam bentuk e-portfolio.
- Peristiwa (Fact)
- Perasaan (Feeling)
- Pembelajaran (Finding)
- Penerapan ke Depan (Future)
"Lakukan yang terbaik di semua kesempatan yang kamu miliki"
A. Rancangan Aksi Nyata Modul 3.3
Program
sekolah yang berdampak pada murid dapat mendukung terwujudnya merdeka belajar
dan memfasilitasi pengembangan potensi murid agar tumbuh kembangnya maksimal
sesuai kodrat alam dan kodrat jamannya, dimana dalam suatu visi guru penggerak mendukung
dalam menciptakan perencanaan program yang berdampak pada murid. Pada saat
menentukan suatu program yang akan dilaksanakan di sekolah yang berdampak pada
murid maka dengan pendekan Inkuiri Apresiatif melalui langkah BAGJA, dimana
tahapan BAGJA terdapat pendekatan yang kolaboratif dalam melakukan suatu
perubahan yang berbasis Aset dengan membiasakan menggunakan nilai-nilai
pendidikan karakter untuk mendukung terlaksananya program sekolah yang
berdampak pada murid.
Program yang dibuat disesuaikan dengan minat belajar dan profil murid yang beragam, mengedepankan empati pada murid dan memahami kondisinya dimana dalam program yang berdampak pada murid seorang guru harus mampu menjadi coach yang memandirikan murid untuk mengatasi masalah yang dihadapi dalam program yang diterapkan oleh sekolah. Pada program yang berdampak pada murid itu guru dituntut mengambil suatu keputusan yang bijaksana dalam mengedepankan nilai-nilai kebajikan dalam menjalankan program tersebut, dalam program sekolah ini yang berdampak pada murid bisa dilakukan dengan memaksimalkan sumber daya yang ada di sekolah. Jadi berdasarkan apa yang telah dipaparkan dari materi-materi sebelumnya yang mempunyai suatu keterkaitan mengenai program yang berdampak pada murid untuk menumbuhkan minat baca, hafal, menulis dan memahami arti dalam setiap surah dalam Al Qur’an itu sangat rendah diminati oleh murid yang dimana ketergantungan bermain HP berdasarkan interview dengan guru PAI, yang kita ketahui bahwa sekolah adalah tempat menimba ilmu bukan hanya pengetahuan umum apalagi di sekolah negeri, diharapkan juga mendapatkan pengetahuan keagamaan, oleh karena itu sekolah ingin meningkatkan Literasi di sekolah khususnya di bidang keagamaan melalui program Literasi Al Quran atau saya memberikan singkatan yaitu LiAQ.
Pada program literasi Al Qur’an ini guru mendengarkan masukan dari perwakilan tiap kelas mengenai program LiAQ ini dan menyusun bersama murid rencana atau daftar rutinitas yang akan dilakukan di kelas mengenai LiAQ, dengan program ini guru memberikan kesempatan mengambil suatu keputusan yang dimana keputusan itu dapat di patuhi bersama sehingga program ini dapat berjalan secara terus menerus dan tidak berhenti ditengah jalan yaitu dengan menilai setiap minggu hasil dari program tersebut dan murid dapat melaporkannya secara langsung dalam suatu pertemuan setiap bulannya tentang perkembangan program tersebut di kelas masing-masing, dimana nantinya guru dapat merespon balik apa yang telah dipaparkan oleh ketua dari setiap kelas. Semua aset di sekolah sangat membantu dalam kelancaran program ini bukan hanya Guru mapel PAI namun guru kelas dan mapel yang lain dapat membantu demi terwujudnya program yang berdampak pada murid yang ada di sekolah.
2. Alasan melakukan aksi nyata
Hal yang menarik dalam aksi nyata ini yang saya laksanakan kali ini mengenai materi modul 3.3 yaitu murid mampu mengkondisikan dan mendisiplikan diri untuk membaca, menulis dan menghafal arti dari setiap ayat dalam surah Al Qur'an, murid berani menyampaikan hafalan didepan teman-temanya dan mengirimkan hafalan dan artinya di melalui WA grup kelas masing- masing bagi kelas tinggi serta murid kelas rendah menyampaikan hafalan dengan sangat antusias, kemudian dapat membuat bentuk tulisan ayat Al Qur'an yang rapi.
Dengan menggunakan pendekatan IA tahapan BAGJA kita dapat menemukan alasan yang sesuai mengapa progrm Literasi Al Qur'an di laksanakan di di UPT SDN 18 Leppangeng. Berikut adalah Deskripsi Tahapan BAGJA :
a. Buat Pertanyaan
Bagaimana meningkatkan minat baca, tulis dan hafal dan mengetahui arti setiap surah dalam Al Qur'an dan motivasi LiAQ di sekolah untuk peserta didik dalam program LiAQ?
Jawab : melalui kegiatan literasi 10 menit menghafal bagi kelas rendah setiap hari dan menghafal, menulis ayat dan arti setiap ayat dalam surah Al Qur'an bagi kelas tinggi serta mempresentasikannya di depan kelas, dua kali dalam seminggu 2-3 orang diawal jam pembelajaran dimulai dan yang belum mempunyai kesempatan maka setorannya melalui grup WA kelas masing-masing.
b. Ambil Pelajaran
Peserta didik yang mandiri dalam Literasi Al Qur'an untuk meningkatkan pemahaman tentang budaya baca, tulis, hafal dan mengenal arti setiap ayat Al Qur'an di sekolah, guru kelas berpartisipasi dalam membantu guru agama dalam program Literasi AlQur'an.
c. Gali Mimpi
Murid yang mahir dalam baca, tulis,hafal dan mengetahui isi setiap ayat dalam Al Qur'an menjadi Hafidz walaupun sekolah kami bukan berlatar sekolah agama.
d. Jabarkan Rencana
Peserta didik memanfaatkan waktu 10 menit sebelum pembelajaran dimulai menghafal suarah pendek pada kelas rendah (I-III) dan guru membacakan arti dari surah tersebut diikuti oleh peserta didik sedangkan pada kelas tinggi (IV -VI) membaca dan menghafal 1 ayat Al Qur'an beserta artinya, kemudian dituliskan dan membacakannya di depan kelas untuk tampil di depan kelas dipilih 1- 3 orang bagi yang tidak tampil, peserta didik dalam program LiAQ mengirimkan tugasnya di WA Grup kelas sehingga temannya yang lain dapat melihat hasilnya. Program LiAQ untuk kelas rendah dilakukan setiap hari dan kelas tinggi dilakukan 2 kali dalam seminggu.
e. Atur Eksekusi
Siapa yang bertanggung jawab dalam Program LiAQ ini sehingga dapat berlanjut secara terus menerus ?
- Kepala sebagai penanggung jawab program
- Guru Agama yang dibantu oleh guru kelas dan mapel sebagai pengarah kegiatan
- Ketua Pelaksana adalah ketua kelas
3. Hasil dari Aksi Nyata
Program Literasi Al Qur'an (LiAQ) sebagai bentuk dalam bidang keagamaan yang ada di sekolah yang tertuang dalam visi sekolah dimana dengan menghafal satu surah pendek setiap harinya untuk kelas rendah (I-III) yang dapat di ganti dengan surah pendek yang lain apabila surah sebelumnya sudah hafal dengan lancar sedangkan untuk kelas tinggi (IV-VI) menghafal, menulis, membaca dan memahami arti dari setiap ayat Al Qur'an serta memprestasikannya di depan kelas yang terdiri 1-3 orang selebihnya dapat di setorkan lewat WA Grup kelas. Program ini dipandu oleh Guru kelas maupun guru PAI dan guru mapel yang lainnya yang mengajar pada jam pertama.
4. Dokumentasi Aksi Nyata
- Diperlukan kolaborasi dengan orang tua murid terkait pentingnya terampil membaca Al Qur,an sejak dini dan meningkatkan hafalannya
- Melakukan coaching terhadap murid yang tidak mau membaca dan menghafal Al Qur'an
- Adanya apresiasi kepada murid yang menambah hafalannya.
- Melakukan Caoching kepada murid yangtidak menulis atau menghafal ayat / surah dalam Al Qur'an
- Murid yang tidak bisa baca tulis Al Qur'an akan dibimbing oleh guru agama untuk belajar membaca Al Qur'an
- Mengarahkan orang tua agar anaknya mengaji di tempat mengaji di sekitar rumahnya
- Program ini mungkin dianggap oleh sebagian orang tidak memiliki makna tetapi bagi murid UPT SDN 18 Leppangeng akan memberikan pengalaman berharga dalam menumbuhkan karakter relegius pada murid. Program yang akan berdampak pada murid, program yang akan meningkatkan kompetensi sehingga siap berkompetensi dalam bidang keagamaan nantinya.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar